
Dinda...
benang merah yang mengikat hati kita makin rapuh
gaun cinta yang membungkusnya mulai kusam
warna rindunya tertutup debu
memudar
sering aku bertanya
dimana keabadian yang kita agungkan dulu
bukan karena bencimu yang mengoyak rendanya
namun karena hati yang tak lagi satu
Dinda...
kini tinggal pedih yang bernyanyi lirih
bagaimana dengan mu
Dinda...









